Saturday, August 25, 2012

 Cinta (3)
kemarin aku berdiri di dekat pintu gerbang sebuah rumah ibadah,
kupun bertanya pada manusia-manusia yg berlalu lalang dana tentang misteri sebuah Cinta_
 seorang lelaki setengah baya menghapiriku,
tubuhnya ringkihdan berwajah kusam.
sambil mngeluh diapun berkata, "Cinta telah membuat suatu kekuatan menjadi lemah,aku mewarisinya dari manusia yg Pertama."
 Seorang pemuda berubuh kekar menghampiriku,dgn lantunan senandung ia berucap, "Cinta adlah sebuah ketetapan hati yg ditumbuhkan dariku,yg menghubungkan masa sekarang dgn generasi masa lalu dan generasi masa yg akan datang."
 Hadirlah seorang wanita berwajah melankolis mengahmpiri seraya mendesah,dia berkata, "Cinta adlah racun pembunuh,ular hitam berbisa yg menderita di neraka,terbang melayang berputar-putar menembus langit hingga ia jatuh tersapu embun,ia hanya akn diteguk oleh roh-roh yg haus. kemudian mereka akan mabuk untuk bberapa sa'at,diam selama satu tahun dan mati untuk selamanya."
 lalu datanglah seorang Gadis dgn pipi kemerahan dan dengan senyuman ia berkata, "Cinta itu laksana air pancuran yg digunakan roh pengantin sebagai siraman kedalam roh orang-orang yg kuat, membuat mereka bangkit dalam do'a diantara bintang-bintang dimalam hari dan senandung pujian di hadapan mentari siang."
 setelah itu,seorang lelaki mengahpiri dgn beju hitam,jenggotnya panjang dgn dahi berkerut,lalu ia berkata, "Cinta adalh ketidak pedulian yg buta,ia bermula dari ujung masa muda dan berakhir pda pangkal masa muda."
 seorang lelaki tampan dgn wajah bersinar dengan penuh rasa bahagia ia berkata,"Cinta adalah pengetahuan syurgawi yg menyalakan mata kita. Ia menunjukan segala sesuatu kepda kita seperti para dewa yg melihatnya."
 kemudian seorang bermata buta mnghapiri,sambil mengetuk-ngetukan tongkatnya ketanah dan kemudian dia berkaa seraya terisak, "Cinta adlah kabut tebal yg menyelimutigambaran sesuatu darinya atau membuatnya hanya melihat hantu dri nafsunya yg berkelana diantara batu karang,tuli terhadap suara tangisan-tangisannya sendiri yg bergema di lembah-lembah."
 seorang pemuda membawa gitar dan bernyanyi, "Cinta adlah cahaya gaib yg bersinar dari kedalaman kehidupan yg peka dan mencerahkan segala yg ada disekitarnya. Engkau bisa melihat dunia bagai sebuah perarakan yang berjalan melewati padang rumput hijau. Kehidupan adalah bagai sebuah mimpi indah yang diangkat dari kesadaran dan kesadaran."
  seoraang lelaki yg bertangan dan berkaki bengkok bgai potongan-potongan kain menghampiri . dngan suara bergetar dia berkata, "Cinta adalah stirahat panjang bagi raga di dalm kesunyian makam,kedamaian bagi jiwa dalam kedamaian keabadian."
 lalu seorang anak kecil berusia 5 tahun menghampiri sambil tertawa dia berkata, "Cinta adlah ayahku,cinta adalah ibuku. Hanya ayah dan ibuku yg mengerti tentang cinta."
 waktu terus berjalan,manusia-manusia terus  menrus melewati rmah ibadat.
Masing-masing mempunyai pandangannya sendiritentang cinta. semua menyatakan harapan-harapan dan mengungkapkan misteri-misteri kehidupannya.
Agust 25th,2012