Tuesday, August 21, 2012

CINTA (1)

lalu bicaralah Almira,kaakan padaku perihal Cinta.
kemudian ia mengangkat kepalanya dan memandang pada sekumpulan Manusia itu,dan keheningan menguasai mereka. Dan dgn suara lantang ia berkata :

"apabila Cinta memberi isyarat padamu,ikutilah dia walau jalannya sukar dan curam."
"dan apabila sayap-sayapnya memelukmu menyerahlah padanya,walau pedang-pedang bersembunyi diantara jng-ujung sayap dan melukaimu."
"dan bila ia berbicara padamu percyalah padanya,meski suaranya kelak kan menggearkan mimpi-mimpimu bagai angin utara memporak porandakan taman."
"karena cinta adalah Mahkota bagimu,maka demikian ula dia akan menghukummu."
"sebagaimana ia ada untuk menyuburkanmu,sebagaimana ia ada untuk membinasakanmu."
"sebagaimana ia akan mendaki keuncakmu dan membelai mesra ranting_ranting lembutmu yg bergetar di bawah sinar mentari,demikian pula ia akan menghujam keakarmu dan menelankanmu kedalam perut Bumi.laksana seonggok jagung yg menghimpunmu didlam drinya."

 "Dia menhimpunmu hingga engkau telanjang."
"Dia mengasingkanmu untuk memebaskanmu dari kulitmu."
"Dian menyikatmu hingga putih bersih."
"Dia meremasmu hingga engkau melebur."
"Dan keudian dia mengangkatmu menuju api sucinya hingga engkau menjelma menjadi hidangan suci untuk pesta Tuhan yg Suci."

"Semuanya itu akan diberlakukan kepadamu oleh Sang Maha Cinta,semata agar kau bsa memahami rahasia Hatimu,dan didalam pemahaman dia menjadi sekeping hati bagi Kehidupan."

"Namun apabila dalam ketakutanmu,kau hanya kan mencari kedamaian dan kenikmatan Cinta semata."

"Maka lebih baik bagimu menutupi ubuhmu dan keluar dari lantai penabahan Cinta.memasuki dunia tanpa musim tempat kau tertawa dan menangis,namun akan pernah sirna air matamu itu."

"Cinta takan memberikan apa apa kecuali dirinya sendiri dan takan mengambila apa apa kecual dari dirinya sndiri. Cinta tiada memiliki juga tidak ingin dimiliki,karena Cinta telah cukup bagi Cinta."

pabila kau mencintai maka kau takan pernah berkata "Tuhan ada didalam hatiku,"  namun sebaliknya "aku ada dalam Hati Tuhan."
dan janganlah pernah mengira bahwa kau dapat mengarahkan jalanya cinta,karna bila cinta telah pantas menilaimu maka ia yg akan dengan mudah mengarahkan jalanmu.

Cinta tak pernah mengingikan yang lain kecuali yg memenuhi dirinya. Namun apabila kau mencintai dan memerlukan kegairahan,maka biarlah itu menjagi gairahmu.
Luluhkan drimu dan mengalirlah laksana anak sungai,yg mengalunkan nyanyiannya kpada sang malam.

Kenalilah penderitaan dari kelembutan yg begitu jauh,
rasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tentang cinta,
dan meneteskan darah dengan ikhlas & gembira.
Terjaga dikala fajar denan hati yg menerawang dan mensyukuri hari baru yg penuh cita & kasih.
Beristirahat dikala Siang dan menggambarkan kegembiraan yg maha dahsyat.
kembali kerumah dikala senja penuh rasa syukur.
kemudian berasa sama terlelap dalam doa kpada sang kekasih didalam hatimu dengan sekunum nyanyian pujian menghiasi bibirmu...

(dari sang Nabi)
Kahlil Gibran